Honda Freed “Facelift” Lebih Murah Rp10 Juta
0
Honda FREED facelift 2012 www.belihondamobil.com
Jakarta, KompasOtomotif - Honda meluncurkan Freed “facelift” di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2012). MPV 7-seater ini terlihat lebih segar dengan desain baru pada beberapa bagian terutama eksterior.
“Kami percaya New Freed bakal diterima dengan baik oleh konsumen sehingga bisa mencapai target penjualan 20.000 unit sepanjang 2012,” komentar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual di sela peluncuran New Freed.
Dari pandangan mata, ubahan tampak pada gril yang mirip dengan “parts” Modulo. Lampu depan dilengkapi reflektor baru dipadu bemper depan yang lebih berkarakter dengan lekukkan baru. Pada buritan, lampu belakang juga mendapat penyegaran. Begitu juga pelek yang dikenakan desain baru, ditambah lapisan kaca film peredam panas pada jendela pilar B dan C (khusus untuk tipe S dan E).
Pada interior, kombinasi warna beige dengan hitam, plus bahan jok terasa lebih lembut dan sandaran lengan tersedia untuk penumpang di baris kedua. Penumpang dimanjakan dengan sistem audio video layar sentuh yang kompatibel dengan iPod, iPhone, Bluetooth dan konektor USB.
Soal mesin, Honda tidak mengubah apa-apa masih menggunakan model lawas i-VTEC 1.5 liter. Tenaganya 118 PS dan torsi maksimum 14,9 kgm pada 4.800 rpm.
Honda melepas Freed dalam tiga varian, masing-masing A, S dan E. Ketiganya dibandrol Rp 210 juta, Rp 230,5 juta dan Rp 261 juta on the road Jakarta. Khusus untuk varian A dan S harga dipangkas Rp 10 juta dari produk sebelumnya.
Sumber:http://otomotif.kompas.com/read/2012/05/08/2134/Honda.Freed.Facelift.Lebih.Murah.Rp10.Juta
Honda CR-V “Facelift” Lebih Berkelas
0
Honda Crv facelift 2012 www.belihondamobil.com
Jakarta, KompasOtomotif - PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan CR-V “facelift” dengan sentuhan penyegaran dan penambahan fitur baru. Harga pun naik Rp 1,5 juta dibandrol mulai Rp349,5 juta on the road Jakarta.
Sejak dipasarkan di Indonesia mulai 2000, CR-V laris manis dan memimpin pasar SUV medium di Indonesia dengan total penjualan 100.000 unit. Di pasar SUV Honda itu bersaing dengan Nissan X-Trail, Ford Escape, Suzuki Gran Vitara, Chevrolet Captiva, Hyundai Tucson dan Kia Sportage.
“Kenaikan harga ini karena penyesuaian dengan BBN dan masih sangat kompetitif karena lebih murah 30 juta dibandingkan kompetitor,” komentar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM di sela peluncuran, Jakarta, Kamis (26/4/2012).
Perubahan tampilan CR-V 2.0 L ini terlihat pada desain gril yang kini mendapat sentuhan krom dan cat bodi bagian bawah juga menggunakan warna baru.
Justru interior SUV medium ini tampak lebih berkelas. Seperti jok berlapis kulit, panel kayu pada konsol tengah, depan serta “door lining” sehingga menambah kesan mewah.
Selain itu, sistem audio yang sebelumnya menggunakan Single DIN, kini sudah 2 DIN dengan monitor layar sentuh 6,1 inci. Sistem audio ini sudah terintegrasi dengan sistem DCD R/RW, JPEG/MPEG, MP3/WAV/WMA, Bluetooth Ready, iPod & iPhone dan USB device.
Untuk mesin masih sama, termasuk juga fitur keselamatan aktif dan pasif seperti Dual SRS Airbag, ABS, EBD, Sabuk Keselamatan dengan Pretensioner & Load Limiter, Immobilizer Anti-Theft System dan Security Alarm.
“Kami ingin memberikan sebanyak-banyaknya fitur dan desain baru sehingga konsumen mendapat nilai lebih,” tutup Tomoki Uchida, Presiden Direktur HPM.
Sumber :http://otomotif.kompas.com/read/2012/04/26/1941/Honda.CRV.Facelift.Lebih.Berkelas
Honda Indonesia Punya Model Penantang Avanza
0Jakarta, KompasOtomotif - Baru pekan lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan merakit Brio di pabrik Karawang, Jawa Barat, mulai tahun depan. Kini, diam-diam HPM juga menyiapkan satu produk baru bergenre low Multi Purpose Vehicle (MPV) 7-penumpang yang dipasarkan 2014, sekaligus menantang dominasi Toyota Avanza.
“Produknya akan dalam satu keluarga Brio, menggunakan ‘platform’ yang sama tapi dengan perkembangan teknologi bisa dibuat fleksibel,” komentar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM kepada KompasOtomotif, Senin (19/3/2012).
Dijelaskan, produk baru ini akan mengisi pasar di bawah Honda Freed. Soal harga, HPM masih belum mau membocorkan, tapi estimasinya berkisar Rp150-170 jutaan per unit. “Harga belum tahu, tapi mudah-mudahan akan lebih ramai dan banyak pilihan (untuk konsumen) di segmen itu (low MPV),” lanjut Jonfis.
Produk baru Honda ini akan diproduksi setelah Brio di pabrik baru yang baru mulai beroperasi kuartal pertama 2014. Strategi masuknya Honda ke segmen MPV low 7-penumpang, sejalan dengan target penjualan 210.000 unit pada 2015. Seperti diketahui, selama ini produk Honda hanya bersaing di segmen menengah ke atas dengan pasar sekitar 30-an persen dari total pasar Indonesia. Dengan masuk ke segmen menengah bawah yang mencakup 70 persen total pasar-penjualan Honda akan ikut naik.
23 Persen
Di sisi lain, HPM juga melaporkan penjualannya di Februari 2012 telah mengalami peningkatkan sampai 23 persen dari 1.553 unit (januari) menjadi 1.904 unit. Freed menopang penjualan dengan 1.438 unit, disusul Jazz -yang mulai produksi lagi-menyumbang 404 unit (naik dari cuma 2 unit pada Januari).
Namun, pada bulan kedua tahun ini HPM memilih “mengorbankan” CR-V dengan cuma menjual 2 unit saja. Sedangkan, untuk semua model sedan belum mendapat pasokan dari Thailand. “Jualan masih terpengaruh keterbatasan pasokan komponen dari Thailand. Tapi, peningkatan penjualan menjadi tanda yang baik, mudah-mudahan situasi normal segera tercapai,” tutup Jonfis.
Jakarta, KompasOtomotif - Baru pekan lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan merakit Brio di pabrik Karawang, Jawa Barat, mulai tahun depan. Kini, diam-diam HPM juga menyiapkan satu produk baru bergenre low Multi Purpose Vehicle (MPV) 7-penumpang yang dipasarkan 2014, sekaligus menantang dominasi Toyota Avanza.
“Produknya akan dalam satu keluarga Brio, menggunakan ‘platform’ yang sama tapi dengan perkembangan teknologi bisa dibuat fleksibel,” komentar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM kepada KompasOtomotif, Senin (19/3/2012).
Dijelaskan, produk baru ini akan mengisi pasar di bawah Honda Freed. Soal harga, HPM masih belum mau membocorkan, tapi estimasinya berkisar Rp150-170 jutaan per unit. “Harga belum tahu, tapi mudah-mudahan akan lebih ramai dan banyak pilihan (untuk konsumen) di segmen itu (low MPV),” lanjut Jonfis.
Produk baru Honda ini akan diproduksi setelah Brio di pabrik baru yang baru mulai beroperasi kuartal pertama 2014. Strategi masuknya Honda ke segmen MPV low 7-penumpang, sejalan dengan target penjualan 210.000 unit pada 2015. Seperti diketahui, selama ini produk Honda hanya bersaing di segmen menengah ke atas dengan pasar sekitar 30-an persen dari total pasar Indonesia. Dengan masuk ke segmen menengah bawah yang mencakup 70 persen total pasar-penjualan Honda akan ikut naik.
23 Persen
Di sisi lain, HPM juga melaporkan penjualannya di Februari 2012 telah mengalami peningkatkan sampai 23 persen dari 1.553 unit (januari) menjadi 1.904 unit. Freed menopang penjualan dengan 1.438 unit, disusul Jazz -yang mulai produksi lagi-menyumbang 404 unit (naik dari cuma 2 unit pada Januari).
Namun, pada bulan kedua tahun ini HPM memilih “mengorbankan” CR-V dengan cuma menjual 2 unit saja. Sedangkan, untuk semua model sedan belum mendapat pasokan dari Thailand. “Jualan masih terpengaruh keterbatasan pasokan komponen dari Thailand. Tapi, peningkatan penjualan menjadi tanda yang baik, mudah-mudahan situasi normal segera tercapai,” tutup Jonfis.






